Jangan Beri Aku Dosa



Jangan beri aku dosa atas nama cinta
Terlalu mudah meletakkan tahta cinta
pada pusaran dosa. Bergelimang pun tak ingin dalam kubangan. Melaknat perjalanan cinta bersimbol prasangka

Memang manusia bukanlah Tuhan yang Maha Sempurna dan tak pernah khilaf. Sekejap pun tiada henti hindari dan berupaya berhijrah. Sungguh, terlalu berat kutanggung perih merintih.

Dalam diam, kuleburkan dosa tersirat dan tersurat. Terlalu dalam menanggung beban meminta diputihkan. Sampai tiba waktu perjalanan kehidupan dihentikan sang Maha. Akankah masih ada kesempatan sebelum kain kafan dibentangkan pertanda

#dosa
#prosais

Posting Komentar

19 Komentar

  1. Kok sedih bacanya? :'(
    Jadi inget, kematian merupakan hal yang pasti.
    Semoga suatu saat nanti kita kembali pada sang Khalik dalam keadaan khusnul Khotimah. Aamiin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aaamiiin aaamiiin yra mbak inshaallah doa yang sama tercetus

      Hapus
  2. "Jangan beri aku dosa" thats why penting juga bagi kita membentengi diri dengan memurnikan tauhid agar tak mudah terjebak bujuk rayu syaithan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Subhanallah setuju mbak Dwi terimakasih

      Hapus
  3. Miss, puisinya serem .Hiks

    Dalem banget maknanya .

    Masya Allah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masa mbak, spontanitas dan dalam keadaan galau aku

      Hapus
  4. Miss dalem banget. Bener jangan beri dosa diatasnamakan ini cinta. Cinta yang terlarang. Lebih baii cinta karna Allah saja

    BalasHapus
    Balasan
    1. Inshaallah benar mbak jauhkan aku dari cinta terlarang

      Hapus
  5. Pendek tapi mendalam. Salut Mis bisa menulis jitu seperti itu. Saya malah baca berulang kali, untuk memaknai pesannya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih mbak Hani, puisiku absurd semua lebih dalam

      Hapus
  6. Puisinya menarik sekali mbak

    BalasHapus
  7. Wah miss Juli mah serba bisa, matematika hayuk.. puisi pun oke. Salut Miss

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hanya menyalurkan kegalauan dan apa yang ingin kutulis mbakkuh

      Hapus
  8. Wih, singkat tapi dalem. Kadang aku juga berpikir bagaimana nasib manusia-manusia tak sempurna ini di akhirat nanti? Ah tapi sudahlah. Biar jadi rahasia Tuhan. Manusia mah berusaha menjadi baik saja dan bertobat jika melakukan kesalahan.

    BalasHapus
  9. Keren,multitalented si Miss Juli.

    BalasHapus
  10. Tentang dosa ya Mis? Eah keren nih Mis Juli berprosais. Aq cuma bisa baca dan sekilas mengartikannya. Tapi blm berani buat puisi hehe...Dalam ya maknanya, suiipp mis lanjutkeun.

    BalasHapus
  11. Terimakasih mbak alhamdulillah masih terus belajar lagi

    BalasHapus