Noda Itu Bukan Milik Indonesia . . .

kaskus.co.id

Siapa yang tidak berduka ketika mendengar saudara kita dibelahan dunia sana tak bisa melaksanakan sholat ied dengan tenang dan nyaman . Negriku yang gemah ripah loh jinawi , terkenal dengan budayanya yang amat sangat ramah tamah sejak dari ujung Sabang hingga ujung Merauke takkan ada yang memungkiri . Terlalu banyak yang ingin bermain dan mau diajak bermain di air keruh ini . Indonesia terlalu bagus untuk dikotori dan di nodai .

Semua kita mengerti , Indonesia ini adalah negara yang amat sangat terlalu luas namun luar biasa terbingkai dalam satu kesatuan NKRI . . .seharusnya kita mengerti , terlalu banyak yang iri dan ingin merobek persatuan ini .Seakan tidak rela Indonesia terus menggema dengan persatuan dan kesatuannya . Apa saja terus di goyang gelombang yang sedikit saja merambat . Mulai dari agama yang sangat gampang , perbedaan suku serta perbedaan politik yang kini terus dipermainkan oleh mereka mereka yang mencoba mengeruk keuntungan atas bergolaknya berita nikmat yang ingin terus digoreng . Entah mereka yang ingin berdiri diatas penderitaan bangsa indonesia untuk perutnya sendiri , popularitasnya sendiri atas kedigdayaan bangsanya sendiri . Atau bangsa lain yang tak pernah cukup puas apalagi bersyukur dengan bangsa dan negaranya sendiri . . .selaluuuuu cari cari celah untuk mengganggu . ( Belum yakin 100% sih walau kemungkinan itu selalu ada  tentunya kerja sama dari orang dalam sendiri yang tidak pernah suka indonesia damai tentram ayem )


Kita bangsa Indonesia seharusnya sadar ,  bertambah dewasa , dengan keadaan ini , sejarah mengajarkan politik adu domba devide et impera , yang pernah mencabik cabik rasa Indonesia ini . Semua ingin bermain dan merasakan gula gula kemanusian dan keindahan Indonesia . Yang menyulut , sadarlah kita ini bangsa besar , jangan hanya karena ego menjual kebahagiaan dan persaudaraan bangsa . Apa yang kita peroleh ? Bangga? Bahagia ? Kaya ? Banyak uang ? Menjadi sorotan dunia ? Ingaaat kita pulang ga bawa apa apa . Hanya kain kafan selembar dirumah 2x1 masyaallah . Sadarlah saudaraku!! Jika kau terpancing negara atau bangsa lain , tahukah . . .engkau akan kehilangan peradaban bangsa indonesia yang lebih indah dibanding bila indonesia ini dimiliki oleh mereka yang tidak mengerti indonesia ?

Lihat pelajaran dari Timur Leste berapa banyak korban dan pengorbanan mereka hingga kini setelah 10 tahun merdeka ? Tetap saja kan , agama tidak hanya satu disana ? Apa engkau akan memungkiri ? Jika itu soal agama yang engkau kedepankan . Lihat negara negara lain yang sibuk memusuhi agama . Dan bandingkan dengan negara negara yang justru hidup damai tanpa mengusik agama yang lain . Belajarlah . .  

Agama itu urusan Tuhan , siapa yang bisa memaksa dan dipaksa . Kalau itu dengan kesadaran bisa apa kita ? Tapi kalau dalam hati niatnya sudah lain , percayalah tidak akan bertahan . Terlalu murah keyakinan dibeli dengan sebungkus indomie atau pernikahan dengan iming iming kejayaan dan martabat . Karena sesungguhnya kebahagiaan itu sederhana , kita nyaman dengan apa yang kita anut dan yakini dari hati . Bukan karena yang lain , coba saja . . .rasakan sendiri . Tak perlu mengajak atau ingin diajak beragama , biarkan mereka beragama dengan kesadaran dan hidayahnya masing masing . Kenyataan yang tidak bisa dipungkiri semakin disudutkan semakin menjadi promosi gratis yang bikin orang jadi penasaran . Sama seperti film porno yang semakin ditutupi semakin menggila yang ingin tahu , yang nggak bener gini saja banyak yang cari apalagi agama yang nyata nyata kebenaran nya . Sudahlah berhenti memusuhi satu sama lain .


Buat yang tersulut , yuk kita perlihatkan kedewasaan beragama dan berbangsa . Toh jelek bagus yang kita bawa adalah bangsa dan negara ini . Mengerti sekali kita masih harus belajar , tunjukkan keindahannya bukan malah mempertontonkan arogansinya . Mamaku selalu mengatakan , sing waras ngalah . . Artinya yang sadar mengalah dan memperbaiki dengan bijak . Waktu dan keadaan yang akan membuktikan . Tidak perlu dibalas ingat cerita muhammad yang selalu diludahi apa coba akhirnya . Percayalah mereka yang mau digerakkan itu karena ketidak tahuan bahwa damai itu lebih indah dari pada provokasi bodoh atau rupiah yang membeli perbuatan mereka . Bukan tidak empati atau berempati , namun lebih melihat apa ini sebenarnya ? Kenapa bisa terjadi , ada apa dibalik ini semua . . .yang penting terus dikawal bagaimana penanganan bijak dan fair dari permasalahan ini .
Kita bangun lagi mesjidnya , kita rangkul lagi masyarakatnya . . .adakan mediasi yang terbaik , muslim yang baik itu adalah yang menghargai tetangganya , menebarkan kasih sayang dan cinta damai , tidak pernah mengusik dan ikut campur yang bukan urusannya . Tahan ujiannya dan memberi contoh terbaik dalam sikapnya bukan malah sama saja dengan yang mengusik agama . Karena islam itu rahmatan lil alamin . . Setuju ya pembaca .

Setiap diri , suku , umat , apalagi agama punya lebih dan kurang . Dengan itulah kita menjadi umat yang berfikir . Dimana lebih nya kita kalau tidak beda yang dipertontonkan . Yang mudah itu menyalahkan , mengkambing hitamkan . Tapi lebih sulit menyalahkan diri sendiri . . .Kalau kita selalu menganggap diri benar maka yang ada yang tampak dimata kita adalah orang selalu salah . Yakin di papua semua manusianya inginnya saling membenci ? Tidak rindu kedamaian ? Hanya ingin satu agama ? Yakin manusianya tidak cerdas ? Saya kok nggak yakin . Ini jaman AFTA orang bebas bekerja dan tinggal dimanapun dengan identitas agama yang disandangnya . Tak perlu kita halangi , sama saja kita menghalangi kemajuan globalisasi .

Pak presiden , panglima polri dan tni , menag dan para pemuka agama . . .janganlah jual indonesia dengan egomu , kebanggaan dunia sejenak , harta berlimpah tapi berdiri diatas penderitaan , ingatlah kalian adalah para pemimpin yang akan dimintai pertanggung jawabanmu kelak . Bijak dan hati hatilah . . .tanpa mengorbankan siapapun dalam mengambil keputusan bukan speaker yang bikin masalah toh sudah puluhan tahun aman aman saja , yang tidak bikin aman itulah provokasinya . Hukum tetap ditegakkan tanpa pandang bulu siapapun . Begitu juga kelak para hakim nanti bila memutuskan , saya yakin kita semua merindukan kedamaian bersama . Buatku toleransi beragama dan berbangsa itulah yang membuat hidup makin berwarna dan mendewasakan kita semua .

Posting Komentar

24 Komentar

  1. Putri Amalia Kinasih
    XII Akuntansi II

    BalasHapus
  2. Febrina Dwi Putri
    XII Akuntansi II

    BalasHapus
  3. Debby ayu putri andhini
    XII.Akuntansi.2

    #SaveIndonesia

    BalasHapus
  4. LAMHOT LEONARDO TAMBUNAN
    X TKJ 2

    BalasHapus
  5. Ajeng Pramuningtiyas
    X TKJ 2
    Email: ajeng2201@gmail.com

    BalasHapus
  6. Taufiq Nasrullah
    XII TKJ 3

    BalasHapus