Akankah . . .



Tahun yang tersisa dari perjalanan
Rasanya hanya menegakkan benang basah
Atas nama sejuta rasa yang berkibar
Meminta harapan impian masa depan

Nyatanya tak membuat gelombang tenang
Atau meredam bara airmata yang tertumpah
Kenyataan yang sering harus dituai
Tak bermakna sejuta impian dihamburkan


Seharusnya kembali pada penyerahan
Ketulusan melewati perjalanan penuh gejolak yang menguatkan
Seharusnya meyakini jika ini jadi misteriNya
Untuk keinginan yang tersimpan sebagai hadiahNya bersabar

Akankah teretas kembali jalan panjang
Mengarungi samudra kenyataan dunia dan keindahan
Dengan Sang pemimpin menuju rumahNya
Atau . . .ah berbaik sangkalah dan tetap istikomah. .


Griya Tambun, 14 Maret 2015 "Harus merenungi kembali langkah yang sudah terlewat"

Posting Komentar

2 Komentar