Sudah Jangan Ganggu Aku !!. . . ( 1 )

Jam menunjukkan pukul 1.32 dini hari , saat sebuah sms membuat hpku bergetar , aduh siapa sih baru mau tidur juga “ batinku sebal . Kubaca “ Assalamualaikum , apa kabar ? “ isinya dari sebuah nomer yang rasanya aku tidak mengenal . “ Oke , baik , siapakah “ balasku kemudian . Aku tahu pasti laki laki iseng , bila sudah jam begini . “ Lupakah ? “ balasan kemudian datang lagi . Wah bikin penasaran nih . Kujawab “ Aku kehilangan semua nomer kontak krn hpku hilang “ kataku singkat dalam sms .




“ Oh gituuu. . .km sudah nikah ? , balasnya lagi . Aku mengerutkan keningku , heran siapa sih dia , kok nanya begitu batinku . Makin membuatku penasaran . “ Ini siapa ? please , aq dah ngantuk “ balasku penasaran tingkat dewa . “ Ryan , Lupa ? “ balasan kembali kuterima . Aku berusaha keras sekeras kerasnya mengingat nama laki laki itu berikut wajahnya . Maklum begitu banyak nama yang masuk setelah aku bercerai dengan suamiku . Hampir 10 tahun aku bertahan untuk mencari laki laki yang serius dan akan membimbingku kelak beribadah . “ Ya , lupa !! kataku menyerah akhirnya .


“ Oh ingatkah saat kita janjian di Pasar Rebo ? trus mengantarmu ke Pasar Minggu kamu ada keperluan rapat organisasi ? Dan kita pernah ke Cikini , Km sudah menikah ? kalo sudah menikah ak ga mau ganggu km “ katanya dalam balasan yang membuat ingatan dan kenanganku melayang . Setelah resmi bercerai dari Doni yang sudah kudampingi hingga 15 tahun dan mengorbankan semua karirku untuk menjadi istrinya . Karirku sebagai CPNS pegawai public BUMN kulepas untuknya . Juga tunanganku yang Kepala Kandatel Makasar , Harry yang sangat ingin menjadikanku istri dan menungguku sejak aku SMP . Begitu banyak kebohongan yang sudah Doni sembunyikan dariku , sejak kami harus berpisah karena tugas Negara . Dia ditempatkan di sebuah wilayah ujung Indonesia untuk 1 tahun .


Itu terjadi di 5 tahun terakhir pernikahan . Aku mencoba bertahan semampuku sebagai perempuan Jawa , ibuku selalu bilang , sepahit apapun keadaan rumah tanggamu , jangan pernah keluar lari dari rumah . Apalagi meninggalkan darah dagingmu . Dosamu akan diingat selamanya baik oleh manusia maupun Allah . Jadilah air bila api memercikmu , itu nasehat ibuku . Segala cara telah kutempuh agar Doni mau jujur padaku . Aku tahu , Allah sayang padaku , yang tidak pernah melanggar kewajibanku sebagai istri yang harus menjaga harkat dan kehormatan keluarga saat sang Imam tak ada dirumah . Sebagai ibu dari seorang gadis yang mulai beranjak dewasa aku begitu telaten mengurus dan mendidiknya secara agamis . Apalagi ? namun kenapa Doni mulai tak jujur ? Aku mengerti di setiap 5 tahun usia perkawinan , pasti akan ada ujian demi ujian yang akan menguji keutuhannya . 2 episode 5 tahunan lancar ku lewati , nah yang ketiga ini ? oh No. . .


Diawal awal tahun Doni tidak menunjukkan perubahan berarti , namun menginjak tahun ke -2 perasaanku mulai tidak enak sebagai istri . Gajinya sering tidak lancar ditransfer , Pulangpun mulai tertunda . Biasanya sebulan sekali , kini lebih sering 2-3 bulan sekali . Setiap kutanya selalu banyak alasan yang bisa Doni jawab . Hingga suatu waktu aku ingin menyusulnya tanpa pemberitahuan kerumah dinasnya . Disitulah keganjilan demi keganjilan , termasuk sikapnya ditempat tidur yang tak mampu lagi memuaskan aku sebagai istri ,setelah sekian bulan tidak bertemu . Baru terjawab kini . Disitu aku menemukan mereka sedang asyik masyuk dikamar, yang bahkan pernah kami gunakan bila aku dan anakku berlibur menengok Doni . Rasanya bagai dilempar api membara yang teramat besar , menghadapi kenyataan yang tidak mampu kuterima . Ternyata Doni bertemu dengan mantan kekasihnya di STM nya dulu , dan CLBK lagi ( Cinta Lama Bersemi Kembali ).

( Bersambung )

Posting Komentar

4 Komentar