GAMPANG , SOGOK SAJA KUACI SE-TRUK . PASTI ANTENG !!


Diambil dari @sobatNgemil twiter

Aku selalu nyengir kalau anak anak muridku maupun alumni selalu berkata seperti itu . Dan itu pasti akan membuatku menurunkan pelototan mataku atau tensi naik marahku pada anak anak muridku . Ahai , entah aku lupa , mulai kapan aku membawa kebiasaan makan kuaci bunga matahari ke tempat mengajarku yang insyaallah yang terakhir ini .




Setiap istirahat , apalagi kalau jam mengajarku full , aku selalu mengeluarkan makanan favorit kecilku , dan kini lebih suka lagi , yaitu kuaci bunga matahari . Dengan jam istirahat hanya 10 menit , mengajar dilantai 3 rasanya aku malas untuk turun . Akhirnya , kupikir yang paling asyiik ya itu menikmati kuaci bunga matahari hanya dengan 500 rupiah sebungkus , aku pasti asyiik menikmati . Makanan ringan berbentuk biji bijian yang katanya teman temanku itu obat untuk mencegah kanker serviks / mulut rahim saat mereka mengikuti seminar kesehatan wanita . Kalau buatku siiiiih , makan nyemil sehat dan ga bikin gemuk . Kan biji bijian , emang sih capek , tetapi menundaku untuk berfikir lapar atau makanan ngemil yang lain .

Menurut http://www.artikelkesehatan99.com/ngemil-sehat-kuaci-biji-bunga-matahari , Kuaci biji bunga matahari ternyata memiliki peran sebagai pelawan kanker. Selain itu, ada beberapa manfaat kesehatan lainnya dari biji bunga matahari, diantaranya seperti yang sudah diulas : Menjaga kesehatan jantung , Menurunkan risiko penyakit kulit , Agen anti-inflamasi , Mencegah kanker , Baik untuk tulang , dan Melindungi saraf . Itulah beberapa manfaat kesehatan kuaci biji bunga matahari. Jika anda termasuk orang yang suka ngemil , maka pilihlah camilan sehat seperti kuaci biji bunga matahari yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh anda seperti yang aku lakukan . He he berarti ngemil sehat kaan

Sejak kecil , mamaku yang asli Semarang itu selalu makan kuaci , kalau tidak dikirimi , ya pastinya mama berburu kemanapun . Kalau dulu yang sering kami makan itu biji semangka baik yang besar atau yang kecil . Luarnya sih asiiiin , sampai sampai mulut kami kering , tapi dalamnya itu loh guriiiih gimanaaa gitu . Kadang aku suka berebut dengan kakak dan adik adikku . Atau balapan menghabiskan kuaci , dan biasanya , akulah pemenangnya . Ha ha ha , dan mama senang , karena punya teman untuk makan kuaci . Biasanya yang paling betah ya hanya aku , makanya nggak aneh kan sudah besar begini , anak anak sudah besar juga doyannya kletikannya ya kuaci , kata om tanteku suka menggodaku. Dan kini anak no 2 dan bungsuku mulai mengikuti jejakku . Yes ! sukses bingiiiiits nularin makanan sehat untuk lingkungan keluargaku dan kerja .

Hingga aku bawa kebiasaanku membawa kesekolah tempatku kini mengabdi . Aku yang duduk paling depan diruang guru , sering membawa 2 atau 3 bungkus sehari . Awalnya teman teman sering meledekku , tapiiiii kini paling suka ditunggu . Juliii , kuacimu manaaa, ha ha ha . Ternyata virus kuaci mulai menyebar sukses hi hihi. Guru laki laki juga gitu , heran sabar banget makan makanan marmot gitu “ kata mereka , tapi ? akhirnya nyomot juga . Sukses lah !!

Kini aku senin sampai jumat mengajar dikelas 10 , itu dilantai 4 . Nah karena aku juga sedang program hidup sehat 2 tahun belakangan ini , jadi kuaci selalu menemani hari hariku . Sampai sampai , teman guru bahasa Indonesiaku bu Mutia ikut ketularan . Terkadang nitip aku untuk membelikan kuaci sepertiku , yang kalau membeli sebungkus isi 20 hanya 9000 rupiah . Murahkan ?

Murid muridku yang centil dan suka iseng dan mengerti sifatku biasanya mulai meledek , “ ms kalau saya lulus nanti saya hadiahin kuaci sebungkus yaaa “ kata mereka . Begitu pula anak kelas 3 atau alumni 2 angkatan sebelumnya , bila pada saat pendalaman materi ( PM ) aku marah marah karena tidak ada yang berani maju untuk melatih keberanian mereka , mereka akan berteriak dibelakang , “ tenang , sogok saja ms juli kuaci se-truk , pasti anteng ! pasti ga marah marah lagi !! . Dan aku pasti jadi malah nyengir dan akhirnya semua tertawa . Dasaaar anak anakku . . . .kok tahu siiiiih obatku disituuuuuu

Griya Tambun , 10 Januari 2015 " Kehabisan kuaci seminggu ini karena pabriknya kebakaran hiks"

Posting Komentar

3 Komentar